← Kembali ke beranda
EDUKASI KESEHATAN / 03

Pingsan & tersedak.

Ilustrasi edukasi pertolongan pertama PMR

Pingsan adalah hilangnya kesadaran sesaat karena aliran darah ke otak berkurang. Tersedak terjadi saat makanan atau benda asing menyumbat jalan napas. Keduanya membutuhkan penanganan tenang dan cepat.

Pingsan: penyebab dan pertolongan pertama

Pingsan dapat dipicu kelelahan, panas, dehidrasi, belum makan, berdiri terlalu lama, nyeri, atau kondisi medis tertentu. Baringkan korban di tempat aman, longgarkan pakaian ketat, dan angkat kakinya sekitar 20–30 cm bila tidak ada cedera. Pastikan jalan napas terbuka dan pantau kesadarannya.

Tersedak: penyebab dan pertolongan pertama

Tersedak umumnya terjadi saat makanan tidak dikunyah baik, berbicara atau tertawa ketika makan, atau karena benda kecil masuk ke jalan napas. Bila korban masih bisa batuk atau bicara, dorong ia untuk terus batuk. Bila tidak bisa bernapas, bicara, atau batuk, segera cari bantuan dan lakukan 5 pukulan punggung diselingi 5 dorongan perut untuk orang dewasa/anak di atas 1 tahun oleh penolong yang terlatih. Untuk bayi, gunakan 5 pukulan punggung dan 5 dorongan dada—bukan dorongan perut.

Yang tidak boleh dilakukan

Kapan harus ke fasilitas kesehatan?

Segera hubungi 119/112 atau ke fasilitas kesehatan bila korban pingsan lebih dari satu menit, berulang, mengalami kejang, cedera saat jatuh, nyeri dada, sulit bernapas, sedang hamil, atau memiliki diabetes/penyakit jantung. Pada tersedak, cari pertolongan darurat bila korban tidak dapat bernapas atau tidak sadar. Jika korban tidak sadar, hubungi layanan darurat dan lakukan CPR bila terlatih.

Ingat

Artikel ini adalah edukasi dasar. Untuk pelatihan teknik pertolongan pertama, ikuti instruksi pembina PMR atau tenaga kesehatan yang kompeten.

Referensi

  • Palang Merah Indonesia — Materi Pertolongan Pertama.
  • American Red Cross — Choking First Aid.
  • Mayo Clinic — Fainting: First Aid.